Minggu, 25 Juli 2010

Freeport Diduga Produksi Uranium Secara Diam-diam


Freeport diduga menggali bahan baku uranium secara diam-diam sejak delapan bulan   silam, kata Yan Permenas  Mandenas S.Sos Ketua Fraksi Pikiran Rakyat Dewan Perwakilan Rakyat  Provinsi Papua kepada ANTARA di Jayapura, Selasa, di ruang kerjanya. “Kegiatan ini dilakukan secara tersembunyi dan telah berlangsung cukup lama,” ungkapnya yang juga anggota Komisi C DPRDP.
Ia menambahkan, Freeport telah mencuri hasil kekayaan masyarakat Papua  dan membohongi pemerintah dengan hasil tambang yang disalurkan lewat  jaringan pipa-pipa bawah tanah.
“Selain emas, uranium juga diproduksi oleh Freeport,” tambahnya.


BI Luncurkan Uang Baru Rp1.000 dan Rp10.000

Bank Indonesia pada Selasa sore (20/7/2010), akan meluncurkan uang logam rupiah pecahan 1.000 tahun emisi 2010 dan uang kertas rupiah pecahan 10.000 desain baru.
Direktur Direktorat Perencanaan Strategis dan Humas BI Dyah Makhijani, di Bandung, Selasa pagi, mengatakan, peresmian peluncuran dua uang baru itu akan dilakukan oleh Wakil Presiden (Wapres) Boediono di Gedung BI, Bandung.
Dyah menjelaskan bahwa uang logam rupiah pecahan 1.000 bergambar Garuda Pancasila pada bagian depan dan gambar angklung dengan latar belakang Gedung Sate Bandung.
Uang tersebut berwarna putih keperakan, yang terbuat dari besi baja dilapisi nikel.


Sabtu, 24 Juli 2010

Manfaat Teh Hijau dan Teh Hitam untuk Kesehatan

Bicara mengenai manfaat dan khasiat daun teh, umumnya kita akan lebih terfokus pada teh hijau. Padahal, baik teh hijau maupun teh hitam sama-sama punya khasiat terhadap kesehatan. Hampir semua jenis teh ternyata berperan besar terhadap kesehatan peminumnya. Hal ini karena teh mengandung senyawa antioksidan seperti polifenol, flavonoid, L-theanin.

Seperti yang diuraikan oleh Peter CH Hollman, peneliti dari Waginingen University, Belanda, senyawa antioksidan dalam teh berguna sebagai zat antikanker, menekan hormon stres, dan meningkatkan fungsi pembuluh darah yang akan mencegah penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung dan stroke.

Efek Negatif Minum Kopi (Mitos dan Fakta)

Secangkir kopi biasanya akan menemani Anda mengawali hari di kantor. Atau, menjelang sore ketika tubuh sudah mulai penat dan otak butuh didongkrak agar tetap konsentrasi. Namun Anda yang masih menahan kebiasaan minum kopinya umumnya kerap bertanya-tanya, benarkah kopi mengakibatkan sakit kepala? Benarkah kopi bikin kecanduan?Untuk menjawab rasa penasaran para penggemar kopi, Prof Dr Deddy Muchtadi, MS, Kepala Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan FATETA, IPB, memberikan paparan seputar mitos dan fakta tentang kopi.

Mitos:
1. Minum kopi bisa menyebabkan kecanduan
Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyimpulkan bahwa kopi tidak membuat ketagihan atau bersifat adiktif. Sejauh ini tidak ada bukti bahwa kafein bisa menimbulkan ketagihan serius layaknya penyalahgunaan narkoba.

Kafein dalam kopi yang sering disebut sebagai candu (ketagihan) merupakan senyawa GRAS (generally recognized as safe) oleh USFDA sejak tahun 1958. Konsumsi kafein yang aman pada orang dewasa maksimal 400 mg per hari.

Kafein dapat membantu kita untuk terus terjaga, karena menghilangkan kelelahan dan kantuk. Kafein juga bisa memperbaiki mood, serta meningkatkan daya konsentrasi. Itulah sebabnya rata-rata kopi dikonsumsi oleh mereka yang lembur bekerja, menghadapi deadline, atau tengah menghadapi serangkaian ujian.