Tampilkan postingan dengan label menghitung kemencengan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menghitung kemencengan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Oktober 2011

Menghitung skewness dengan excel

Salah satu fungsi statistik yang tersedia di microsoft excel adalah skewness (kemencengan).  Skewness adalah derajat ketidaksimetrisan suatu distribusi. Jika kurva frekuensi suatu distribusi memiliki ekor yang lebih memanjang ke kanan (mengacu dari meannya) maka disimpulkan menceng kanan (positif) dan jika distribusi memiliki ekor yang lebih memanjang ke kiri maka dapat disimpulkan menceng kiri (negatif). Secara perhitungan, skewness adalah momen ketiga terhadap mean. Distribusi normal dan distribusi simetris lainnya, misalnya distribusi t  memiliki skewness 0.

Cara penulisan rumus skewness di excel

Skew (number1, number2,...)

Dimana :
Number1, number2 ... berupa1-255 argumen yang Anda ingin dighitung skewnessnya. Anda juga dapat menggunakan array tunggal atau referensi ke array, bukan argumen yang dipisahkan oleh koma.

Keterangan
a. Argumen dapat berupa nomor atau nama, array, atau referensi yang mengandung angka.
b. Nilai-nilai logis dan representasi teks dari sebauah angka yang anda ketik langsung ke daftar argumen akan dihitung.
c. Jika sebuah array atau argumen referensi berisi teks, nilai-nilai logis, atau sel-sel kosong, nilai-nilai tersebut diabaikan, namun sel-sel dengan nilai nol akan disertakan dalam perhitungan.
d. Argumen yang kesalahan nilai atau teks yang tidak dapat diterjemahkan ke dalam angka menyebabkan kesalahan.
e. Jika ada data yang kurang dari tiga poin, atau deviasi standar sampel adalah nol, Skew mengembalikan DIV # / 0! kesalahan nilai. Persamaan untuk kemiringan didefinisikan sebagai:

Bentuk kurva distribusi data berdasarkan nilai skewness bisa dilihat di bawah ini :